07/09/12

Secarik Rindu

aku rasa ini adalah rindu.
ketika hanya kau seorang yang aku inginkan hadir di sampingku. sekarang. tidak untuk nanti.
memang sakit, menghadapi kenyataan yang jauh dari harapan. rindu ada ketika jarak membentang. tanpa jarak, rindu tidak akan tercipta, dan tidak akan membuat kita tersiksa. aku pernah membaca salah satu Quotes dari sujiwo tedjo, beliau bercerita secara ringkas.
"Puncak rindu yang paling dasyat itu ketika dua orang tidak saling telepon, SMS, atau BBM. namun keduanya diam-diam saling mendoakan"
luar biasa sekali. dari sini aku semakin paham jika rindu tidak harus kita ucapkan. sakit sihhh.. tapi jika diucapakan membuat kita semakin sakit, untuk apa kita bersusah payah menjelaskan jika kita rindu.

memendam rindu bukan perkara mudah, sejauh apapun kita berupaya menyibukan diri, ketika waktu luang pun rindu sering kali menyergap diam-diam. memang ini perasaan yang ada dengan sendirinya, bukan kita yang memintanya.

tanpa sepengetahuanmu, rindu selalu didampingi oleh rasa sabar. semua memang sudah dalam porsinya. sudah berjalan secara beriringan. tanpa sabar, ego kita akan mengalahkannya. rasa marah dan emosi akan ikut andil didalamnya. maka dari itu sabar sebagai cara menghadapi rindu.

dalam diam, aku selalu mendoakan orang-orang yang sedang aku rindukan. dengan begitu aku sedang menggapai puncak rasa rindu yang dasyat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar